apa itu SSD

Posted by asensmart on Sunday, January 19, 2020

solid state drive

Seperti yang kita ketahui, di jaman yang semakin maju dan teknologi pun makin canggih. Semua dilakukan harus cepat tanpa menghambat. Adalah SSD? apa itu SSD? adalah sebuah media penyimpanan yang paling solid, maksud solid bagaimana ya? Nah simak ringkasan saya tentang Solid State Drive (SSD) ini.

Sebenarnya fungsi dari SSD ini sama dengan HDD, karena SSD lebih cepat, kinerja tinggi, dan konsumsi daya yang rendah. Namun dari yang membedakan SSD dan HDD ini dilihat dari konstruksi yang sangat berbeda jauh.

SSD adalah perangkat penyimpanan data yang menggunakan serangkain IC sebagai memori yang digunakan untuk menyimpan data atau informasi. Sebagai contoh, Anda mungkin tidak asing dengan USD Flash Drive atau bisa disebut dengan USB Thumb Drive atau USB Memory stick. Yang merupakan sebuah alat elektronik yang Anda gunakan untuk menyimpan data, dan tentu bisa di bawa ke mana-mana, dan penggunaannya hanya dicolokkan ke terminal USB komputer.

SSD dianggap sebagai versi penyimpanan data paling canggih saat ini. Karena SSD mempunyai beberapa varian stroge penyimpanan, misalnya dari kapasitas 128GB, 256GB, 512GB, dan 1TB. Semua berfungsi untuk sebagai pengganti hardisk. 

Seperti yang kita ketahui, USD Flash Drive, SSD sama sekali tidak mempunyai komponen bergerak di dalamnya. Karena data atau informasi hanya disimpan di dalam microships. Berbeda dengan hardisk yang memiliki lengan mekanik yang dapat bergerak ke sana ke mari untuk menulis atau membaca suatu data di atas piringan magnetik. Perbedaannya SSD tentu bekerja lebih cepat daripada hardisk.

Umunnya SSD ini menggunakan flash memori yang berbasis NAND. NAND merupakan jenis memori Non-Volatile. Sederhananya, Non-Volatile ini adalah memori dengan tegangan tinggi tapi tetap bisa menyimpan data. Ini merupakan prinsip dasar dari sebuah memori permanen seperti halnya USB Flash Drive.

Awalnya kemunculan SSD, banyak yang meragukan akan ketahanan data yang tersimpan di dalamnya. Mengapa begitu? karena banyak beranggapan data hanya bisa tersimpan untuk beberapa tahun saja. Dan data akan hilang jika tersimpan lebih lama lagi. Namun semua itu tidaklah benar, ternyata SSD mempunyai fungsi yang sangat mumpuni, dapat menyimpan data atau informasi hingga 200 tahun.

Kesimpulan

Jelas SSD dan HDD itu sangat berbeda. Namun itu semua kembali ke Anda masing-masing, apakah nyaman dengan HDD atau ingin berpindah atau ganti ke SSD. Menurut saya bagusnya upgrade ke SSD, karena hardisk tidak sesekencang SSD. Saya akan berikan kesimpulan berikut.

Pilih HDD jika:
  •  Membutuhkan lebih banyak kapasitas, hingga 6TB
  •  Tidak ingin keluar biaya lebih
  •  Tidak begitu menghiraukan masalah kecepatan booting komputer atau buka file
Pilih SSD jika:
  •  Anda rela bayar lebih mahal, tetapi medapatkan kecepatan booting yang lebih cepat
  •  Tidak begitu mengutamakan kapasitas

Semoga bermanfaat...








Previous
« Prev Post

Related Posts

January 19, 2020

0 Comment:

Post a Comment

Silakan berkomentar sesuai topik pembahasan, Mohon maaf komentar yang melenceng dari topik, berbau Pornografi, Judi dan Obat serta komentar menyertakan Link Aktif maupun Link Tidak Aktif akan dihapus secara otomatis.!